review-film-20th-century-girl

Review Film 20th Century Girl

Review Film 20th Century Girl. Film 20th Century Girl yang dirilis pada 2022 lalu, kembali menjadi favorit di akhir 2025 ini sebagai salah satu romansa remaja Korea yang paling manis sekaligus mengharukan tentang cinta pertama di era 1990-an. Disutradarai oleh Bang Woo-ri dalam debut panjangnya, cerita ini mengikuti Na Bo-ra, gadis SMA energik yang berjanji membantu sahabatnya mengawasi cowok incaran saat libur ke luar negeri. Dibintangi Kim Yoo-jung, Byeon Woo-seok, Park Jung-woo, dan Roh Yoon-seo, film ini langsung populer saat tayang berkat nuansa nostalgia dan emosi yang tulus. Kini, banyak penonton muda menemukannya kembali melalui tayangan digital, membuatnya terasa relevan lagi dengan tema persahabatan, cinta pertama, dan penyesalan yang tak terhindarkan. INFO TOGEL

Sinopsis dan Nuansa Nostalgia: Review Film 20th Century Girl

20th Century Girl berlatar tahun 1999, saat Na Bo-ra yang ahli taekwondo dan aktif di klub penyiaran sekolah diminta Yeon-du, sahabatnya yang akan operasi mata di Amerika, untuk mencari tahu tentang Baek Hyun-jin, cowok yang dilihatnya di bandara. Bo-ra dengan antusias mengawasi Hyun-jin, tapi malah jatuh cinta pada sahabat Hyun-jin, Poong Woon-ho, yang pendiam tapi perhatian. Mereka menghabiskan waktu bersama melalui pager, kaset video, dan surat, hingga akhirnya terpisah karena keadaan.

Cerita dibingkai dengan flashback dari masa kini, di mana Bo-ra dewasa menerima kaset lama yang membangkitkan kenangan. Nuansa akhir abad 20 digambarkan detail melalui pager, walkman, video rental, dan lagu-lagu pop era itu, membangkitkan rasa nostalgia kuat bagi yang pernah hidup di masa tersebut, sekaligus memperkenalkan ke generasi baru. Durasi sekitar 119 menit terasa mengalir, dengan pacing ringan di bagian remaja dan semakin emosional menuju akhir yang bittersweet.

Penampilan Pemain dan Chemistry: Review Film 20th Century Girl

Kim Yoo-jung bersinar sebagai Bo-ra, menampilkan gadis 17 tahun yang ceria, berani, tapi rapuh saat jatuh cinta pertama kali. Ia berhasil menyampaikan energi remaja yang tulus melalui senyum lebar dan ekspresi polos. Byeon Woo-seok sebagai Woon-ho tampil memukau, pria pendiam yang perhatiannya terasa hangat, membuat penonton ikut deg-degan setiap kali ia muncul. Park Jung-woo dan Roh Yoon-seo melengkapi sebagai Hyun-jin dan Yeon-du dengan natural.

Chemistry antara Kim Yoo-jung dan Byeon Woo-seok menjadi daya tarik utama, terasa alami dari momen awkward pertama hingga saat-saat manis berbagi earphone atau jalan malam. Interaksi mereka penuh getar cinta pertama yang innocent, didukung pemain pendukung yang membuat kelompok pertemanan terasa hidup dan relatable. Semua aktor muda ini berhasil membawa nuansa remaja akhir 90-an tanpa terasa berlebihan.

Visual dan Soundtrack Era 90-an

Sinematografi film ini cerah dan hangat, dengan warna pastel yang mendominasi sekolah, jalanan, dan video rental, menciptakan atmosfer nostalgia yang kuat. Penggunaan handheld camera di beberapa adegan memberikan rasa seperti menonton rekaman lama, sementara transisi antara 1999 dan masa kini halus dan emosional.

Soundtrack menjadi salah satu kekuatan terbesar, penuh lagu-lagu hits akhir 90-an yang muncul di momen tepat, seperti saat dansa sekolah atau obrolan malam. Musik instrumental pendukung juga lembut, memperkuat rasa manis-pahit tanpa mendominasi. Kombinasi visual dan audio ini membuat film terasa seperti time capsule yang hidup, mudah membawa penonton kembali ke masa remaja penuh mimpi.

Kesimpulan

20th Century Girl tetap menjadi romansa remaja Korea yang sulit dilupakan, berhasil menangkap esensi cinta pertama yang polos tapi sering berakhir dengan penyesalan karena timing dan keadaan. Meski ada twist sedih di akhir, film ini meninggalkan rasa hangat tentang persahabatan dan kenangan indah yang tak pernah pudar. Di akhir 2025 ini, sangat cocok ditonton ulang saat ingin merasakan nostalgia manis bercampur haru. Bagi yang belum pernah, wajib dicoba karena ia membuktikan bahwa cinta remaja, meski tak abadi, bisa membentuk kita selamanya. Setelah beberapa tahun, film ini masih mampu membuat hati berdegup pelan dan mata berkaca dengan cara yang tulus dan indah.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *