review-film-the-five

Review Film The Five

Review Film The Five. Film The Five (2013) karya Jeong Yeon-sik menjadi debut sutradara yang langsung menarik perhatian sebagai thriller revenge Korea Selatan yang cerdas dan brutal. Diadaptasi dari webtoonnya sendiri The 5ive Hearts, cerita ini ikuti Eun-ah, wanita yang lumpuh fisik dan mental setelah keluarganya dibunuh sadis oleh psikopat. Ia rekrut empat orang marginal yang butuh transplant organ, tawarkan organnya sebagai bayaran untuk bantu balas dendam. Dibintangi Kim Sun-a sebagai Eun-ah dan Ma Dong-seok di salah satu peran pendukung awalnya, film ini raih sukses moderat di box office dengan rating solid di kalangan penggemar genre. Hingga 2025, The Five tetap dianggap hidden gem revenge thriller yang campur suspense psikologis, aksi visceral, dan twist tak terduga. BERITA BASKET

Plot dan Premis Unik: Review Film The Five

Cerita berpusat pada Eun-ah yang selamat dari serangan pembunuh berantai Oh Jae-wook, tapi kehilangan suami dan anak perempuan. Polisi gagal tangkap pelaku, jadi Eun-ah rencanakan revenge sendiri: cari empat orang yang punya skill khusus tapi butuh organ transplant—defector Korea Utara, ex-gangster, dokter, dan engineer. Premis organ sebagai “bayaran” jadi hook unik, inspirasi dari ide donasi hidup yang gelap.

Plot berkembang jadi misi penculikan dan siksaan pelaku, penuh twist tentang motif sebenarnya dan kelemahan psikopat. Jeong Yeon-sik jaga tempo ketat: paruh pertama fokus rekrutmen dan rencana, paruh kedua ledakan kekerasan brutal yang bikin penonton tegang. Premis ini mirip campuran I Saw the Devil dengan elemen Seven, tapi dengan sentuhan organ trading yang bikin cerita terasa fresh dan disturbing.

Akting dan Karakter yang Kompleks: Review Film The Five

Kim Sun-a dominan sebagai Eun-ah: transformasinya dari korban lumpuh jadi mastermind dingin dan kejam terasa meyakinkan dan emosional. Ma Dong-seok curi perhatian sebagai ex-gangster yang punya keluarga sakit—peran awalnya yang tunjukkan bakatnya sebagai aktor serbaguna sebelum breakout besar. Ohn Joo-wan mencekam sebagai Jae-wook: psikopat cool yang awalnya terasa tak terkalahkan, tapi punya weakness yang twisty.

Karakter empat pembantu beri lapisan sosial: marginal society yang terpaksa ikut karena desperate butuh organ untuk orang tersayang. Tak ada hero murni—semua abu-abu, didorong revenge, keserakahan, atau survival. Chemistry tim ini solid, bikin penonton ikut invest emosional meski cerita gelap.

Arahan dan Elemen Teknis

Jeong Yeon-sik, di debutnya, tunjukkan kendali matang: adegan siksaan visceral tapi tak gratisan, chase intens, dan editing yang jaga suspense. Sinematografi gelap dengan tone biru dingin ciptakan atmosfer mencekam, sementara skor minimalis tingkatkan paranoia. Kekerasan grafis—potong jari, siksa fisik—punya dampak emosional, bukan sensasional.

Film ini kritik halus pada sistem medis, marginalisasi masyarakat, dan batas revenge. Beberapa plot hole seperti coincidence berlebih dikritik, tapi overall execution solid. Pada 2025, elemen teknisnya masih efektif, terutama cara sutradara bangun empati untuk karakter “jahat”.

Kesimpulan

The Five adalah revenge thriller unik yang campur premis organ trading gelap dengan suspense psikologis dan aksi brutal. Debut Jeong Yeon-sik ini bukti bakat baru Korea di genre crime, dukung akting kuat Kim Sun-a dan Ma Dong-seok yang bikin karakter kompleks terasa hidup. Meski ada kelemahan seperti ending yang bagi sebagian lemah, film ini tetap entertaining dengan twist cerdas dan intensitas tinggi. Wajib tonton bagi penggemar Korean revenge yang suka cerita imaginative tapi dark. Pada akhirnya, The Five ingatkan bahwa revenge mungkin beri kepuasan, tapi harga yang dibayar sering lebih dari yang dibayangkan—dan kadang, monster sebenarnya ada di dalam kita semua. Film solid yang layak direwatch untuk detailnya.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *