Tag Archives: film Save The Green Planet

Review Jujur Film Bioskop Berjudul Save The Green Planet

Review Jujur Film Bioskop Berjudul Save The Green Planet. Save the Green Planet, film Korea Selatan klasik tahun 2003 yang disutradarai Jang Joon-hwan, lagi ramai dibahas akhir 2025 ini karena remake Hollywood-nya, Bugonia, baru rilis dan bikin orang penasaran bandingin versi original. Film ini genre hybrid gila: sci-fi, black comedy, thriller torture, dan drama emosional—ikuti Lee Byeong-gu (Shin Ha-kyun), pria paranoid yang yakin CEO perusahaan kimia Kang Man-shik (Baek Yoon-sik) adalah alien dari Andromeda yang mau hancurkan Bumi. Ia culik dan siksa CEO itu di basement buat “selamatkan planet”. Durasi 108 menit, rating Rotten Tomatoes 88%, Metacritic 70—cult classic yang bonkers tapi brilian. Review jujur: ini salah satu film paling unik dan disturbing yang pernah dibuat, worth rewatch meski bikin gelisah.

Plot dan Gaya Eksekusi yang Chaos Film Save The Green Planet

Cerita mulai biasa: Byeong-gu, mantan pekerja pabrik yang trauma karena ibu koma gara-gara bahan kimia beracun, yakin alien infiltrasi elit bisnis. Ia culik Kang, siksa pakai metode absurd (antihistamin di kaki, cambuk, dll) buat paksa ngaku. Pacarnya Su-ni (Hwang Jung-min) bantu, sementara polisi selidiki. Tapi plot twist berlapis: dari comedy kidnapping jadi horror torture, lalu sci-fi revelation yang bikin mikir “ini beneran atau halusinasi?”.

Gaya Jang brilian: shift tone mendadak dari lucu (gag fisik konyol) ke brutal (siksaan graphic tapi nggak gratisan), campur montage flashback emosional. Visual colorful tapi gritty, score campur upbeat dengan eerie. Ini review film yang nggak takut ambil risiko—genre blender yang berhasil karena Jang kendali chaos dengan presisi.

Makna Film Save The Green Planet dan Dampak Emosional

Di balik kegilaan, makna Save the Green Planet dalam banget: paranoia sebagai respons trauma struktural—polusi industri, korupsi korporat, dan ketidakadilan sosial yang bikin orang “gila”. Byeong-gu wakilin korban sistem yang putus asa, Kang simbol elit yang “alien” karena tak peduli manusia biasa. Film ini sindir kapitalisme yang hancurkan planet demi profit, plus bagaimana masyarakat abaikan penderitaan mental. Endingnya bittersweet, bikin nangis di tengah tawa—pesan: selamatkan Bumi nggak cuma dari alien, tapi dari kita sendiri.

Relevan banget di 2025: conspiracy theory, eco-anxiety, dan corporate greed masih panas. Ini bukan comedy ringan; ia dark, oppressive, tapi sincere—bikin penonton rasain pain karakter tanpa pity.

Kesimpulan

Save the Green Planet adalah masterpiece cult yang chaotic tapi genius: hybrid genre yang jarang berhasil, dengan acting Ha-kyun dan Yoon-sik yang ikonik, makna sosial tajam, dan twist yang nempel di otak. Meski gore disturbing dan tone shift ekstrem (bikin sebagian overwhelmed), kekuatannya di keberanian dan orisinalitas—skor jujur 9/10. Dibanding remake Bugonia yang lebih polished tapi kurang bite, original ini lebih raw dan impactful. Wajib tonton buat fans Korean cinema atau film weird seperti Oldboy—ini bukti 2003 Korea punya nyali besar. Revisit sekarang, sebelum terlalu terbiasa versi Hollywood!

Baca Selengkapnya…